Tampilkan postingan dengan label RFID. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label RFID. Tampilkan semua postingan

Jenis Radio Frequency Identification (RFID)

RFID atau Radio Frequency Identification memiliki beberapa jenis. Antara lain :

1. Berdasarkan Frekuensi

Berdasarkan frekuensi yang dipakai menggunakan tag RFID. Setiap label RFID dibuat agar beroperasi pada frekuensi tertentu. Terdapat pengelompokan menjadi 4 katergori yaitu :

2. Berdasarkan Kemampuan dibaca dan ditulis

Berdasarkan kemampuan dibaca dan ditulisnya RFID dikelompokkan sebagai berikut :
Read Only tag berisi nomor unik yang tidak dapat dirubah.
WORM (Write Once Read Many) dimungkinkan untuk mengkodekan mengisi untuk pertama kali mengisi untuk pertama kali, dan kemudian data/kode tersebut terkunci dan tidak dapat dirubah.
Read/Write dimungkinkan untuk mengisi dan memperbaharui informasi di dalamnya.

3. Berdasarkan Sumber Energi

Berdasarkan sumber energi terdapat 3 jenis tag RFID dengan penggunaan yang berbeda. Berikut ringkasan tabel sumber energi RFID:

4. Berdasarkan Fungsi

Tag RFID terdiri dari 3 bagian :
Bagian yang dapat dikunci untuk identifikasi barang.
Bagian yang dapat ditulis ulang untuk penggunaan khusus oleh perpustakaan.
Bagian yang berfungsi security untuk anti pencurian barang

5. Berdasarkan Bentuk dan Ukuran

Terdapat bentuk dan ukuran RFID diantaranya yaitu :
Tag : Tag adalah lembaran daftar, tipis dan fleksibel.
Tiket : Tag yang datar, tipis dan fleksibel pada kertas.
Card : Tag yang datar, tipis dilekatkan pada plastik kertas untuk waktu yang lama.
Glass Bead : Tag kecil di dalam manik-manik kaca silinder, digunakan untuk petakan binatang.
Integrated  : Tag terintegrasi dengan benda yang di tag, contoh di cetak dalam benda tersebut.
Wristband  : Tag disisipkan ke dalam plastik pengikat tangan.Button : Tag kecil dalam suatu wadah.


Komponen RFID


Tag RFID

Dapat berupa stiker, kertas atau plastik dengan beragam ukuran. Di dalam setiap tag ini terdapat chip yang mampu menyimpan sejumlah informasi tertentu. RFID Tag berfungsi sebagai transponder (transmitter dan responder) yang berisikan data dengan menggunakan frekuensi 125 KHz.

Gambar Tag RFID


Terminal Reader RFID
Terdiri atas RFID reader dan antenna yang akan mempengaruhi jarak optimal identifikasi. Terminal RFID akan membaca atau mengubah informasi yang tersimpan di dalam tag melalui frekuensi radio. Terminal RFID terhubung langsung dengan sistem Host Komputer.



Gambar Terminal Reader RFID

Host Komputer
Sistem komputer yang mengatur alur informasi dari item-item yang terdeteksi dalam lingkup sistem RFID dan mengatur komunikasi antara tag dan reader. Host bisa berupa komputer stand-alone maupun terhubung ke jaringan LAN atau internet untuk komunikasi dengan server.

Gambar Host Komputer

Sejarah Near Field Communication (NFC)



Sebakin banyak nirkabel teknologi yangmuncul untuk memenuh kebutuhan yang berbeda. Salah satu stndar yang lebih baru adalah Near Field Communication (NFC).Menyebar dengan cepat melalui bagian Asia, Eropa, dan Amerika Serikat, bidang teknologi komunikasi dekat diadopsi oleh perusahaan semakin banyak. Mulai banyak Manufaktur yang membuat smartphone dengan chip NFC tertanam di dalamnya dan bisnis menginstal pembaca kartu kompatibel di checkout register. Namun Near Field Communication tidak bermunculan dalam semalam. Bahkan, jejak akarnya kembali ke RFID (Radio-Frequency Identification), atau identifikasi frekuensi radio.
NFC adalah bagian dari RFID yang menggunakan gelombang radio untuk mengirim sinyal antara perangkat. Sebuah smartphone akan mengirimkan sinyal yang tag NFC terpasang di dalam poster film atau penyadapan card reader dan berinteraksi dengan. Berkomunikasi telepon dan tag bolak-balik untuk mengirimkan informasi atau menyelesaikan transaksi.
RFID mulai dipatenkan pertama kali oleh Charles Walton. RFID adalah RFID adalah suatu metode yang bisa digunakan untuk menyimpan atau menerima data secara jarak jauh dengan menggunakan suatu piranti yang bernama RFID tag atau transponder. Suatu RFID tag adalah sebuah benda kecil, misalnya berupastiker adesif, dan dapat ditempelkan pada suatu barang atau produk. RFID tag berisi antena yang memungkinkan mereka untuk menerima dan merespon terhadap suatu query yang dipancarkan oleh suatu RFID transceiver. Perkembangan NFC dimulai pada tahu 2004 dengan didirikannya sebuah form untuk NFC oleh Nokia, Philips dan Sony. Pada tahun 2006 forum NFC meciptakan kompatibel spesifikasi teknis dan tag NFC dan terus berkembang hingga saat ini.pada tahu 2006 Nokia 6131 adalah handphone dengan NFC pertama dan disusul oleh Samsung Nexus S di tahun 2010 sebagai handphone Android pertama yag menggunakan NFC. Pada tahun 2011 Google I/O mendemonstrasikan pengunaan NFC untuk mengirimkan permainan, aplikasi, video dan lainnya. Dan pada tahun 2011 Research In Motion menjadi perusahaan pertama yang menjamin trasaksi bersama MasterCard Worldwide, da diatur oleh PayPass. Hal ini memastikan perangkat NFC dapat berkomunikasi dengan perangkat NFC lainnya, salah satu faktor utama dalam membuat teknologi NFC bayak diminati sampai sekarang adalah kesederhana dalam pengoperasian dan kecepatannya dalam melakukan transaksi.
Sejak dikembangkan tahun 2008, NFC telah diadopsi secara global terutama di negara-negara maju. Sampai saat ini NFC telah diuji coba dan komersial pada lebih dari 200 proyek di 54 negara.
Di Amerika, Eropa, Rusia dan Australia teknologi ini telah digunakan secara luas. Beberapa negara Timur Tengah juga sudah mencoba teknologi ini, antara lain Iran, Israel, Kuwait, Emirat Arab,dan Arab Saudi. Bahkan masayarkat Afrika pun sudah menikmati NFC, antara lain Kenya dan Afrika Selatan.
Untuk kawasan Asia, NFC dimulai oleh negera maju seperti Hongkong, Jepang, Korea, Taiwan, China, bahkan India dan Sri Langka. Sedangkan kawasan Asia Tenggara dimulai oleh Singapura, Malaysia, Thailand, dan Philipina. Sayang tentunya, Indonesia belum muncul pada laporan internasional sebagai negara pengguna NFC.
Bekerja sama dengan Hotel Clarion Stockholm, TeliaSonera telah melakukan uji coba pemanfaatan NFC sebagai pengganti kunci kamar hotel. VeriFone menyiapkan 15.600 NFC Reader untuk operator taxi terbesar di Singapura.
Bank of Montreal Kanada mengenalkan layanan pembayaran dengan NFC yang menggunakan stiker tertempel di sisi belakang smartphone. Beberapa Bank berskala internasional bahkan sudah melayani penggunaan NFC dengan dukungan PayPal dan Google Wallet.
Bulan April nanti Korea Telecom (KT) dan NTT DoCoMo Jepang berencana meluncurkan roaming NFC di kedua negara. Dengan program roaming tersebut, layanan kupon dan pembayaran dengan NFC yang dimiliki KT akan dapat digunakan di Jepang, dan sebaliknya.
Di Turki, teknologi ini menggunakan kolaborasi HID Global dengan Research In Motion (RIM) dan telah berhasil diimplementasikan dalam mengaplikasikan pembayaran disetiap transaksi pembelanjaan di merchant lokal maupun luar negeri. Fungsi tersebut bisa berjalan menggunakan bantuan mesin pembaca khusus, MasterCard Pay Pass reader.
Di Indonesia, NFC sedang dikembangkan sebagai transaksi pembayaran, tetapi bukan berarti fitur tersebut hanya menjadi penghias di ponsel terbaru Anda sekarang.
Banyak produsen smatphone telah memasang NFC pada produknya, antara lain. Blackberry (Bold 9790, 9900/9930, Curve 9350/9360/9370, 9380), Samsung (Galaxy Note, S II, S5230 NFC, S5260 NFC, Wave 578, M, Y, ), Google (Nexus S, Galaxy Nexus), Nokia (603, 700, 701, C7, N9), HTC (Incredible, Ruby/Amaze 4G), LG (Optimus LTE, Net, Vu, T530 Ego), Motorolla Droid Razr, dan tentu masih banyak lagi.
            Sayang tidak semua merk tersebut masuk Indonesia. Bagi penggemar iPhone, sementara harus kecewa, karena rumor menyebutkan Apple sampai saat ini tidak tertarik memasang NFC. Adopsi NFC dipastikan akan terus meluas. Pada November 2011 GSMA mengumumkan bahwa 45 operator seluler besar dunia telah berkomitmen untuk adopsi NFC pada SIM-Card mereka. Diprediksi tahun ini NFC memasuki masa transisi, dari 'innovator' menuju 'early adaptor' atau dari 'trial' menuju 'komersial'.
Frost & Sullivan bahkan memperkirakan pertumbuhan pembayaran NFC per tahun berkisar 118 persen, sehingga jumlah pembayaran pada tahun 2015 bakal mencapai € 111.19 miliar. Tahun ini jumlah ponsel NFC lebih dari 70 juta, dan pada tahun 2015 akan tembus 863 juta atau 53 persen dari total ponsel yang ada.
Indonesia boleh dibilang terlambat mengadopsi teknologi NFC. Sejauh ini Indonesia belum muncul di berbagai laporan internasional sebagai negara pengguna NFC. Maret tahun lalu, VP Channel Management Telkomsel sempat menyatakan ingin segera melakukan uji coba NFC.
Selanjutnya pada September, perangkat NFC milik Telkomsel nampak terpasang di Circle-K Kalapa Gading. Namun sejauh ini belum ada pernyataan resmi Telkomsel terkait adopsi teknologi tersebut.
Meskipun operator belum menggelar NFC, beberapa pembuat aplikasi lokal sudah siap meramaikan kehadiran teknologi ini. Sebut saja seperti Menoo! Tap Tap dan Smash Mania yang siap mendukung NFC Nokia. InTouch juga telah siap menyediakan aplikasi NFC untuk pengguna Blackberry.
Meskipun relatif terlambat, banyak pihak optimis teknologi NFC bakal mendapat sambutan meriah di Indonesia. Paling tidak ada tiga alasan, jumlah kartu SIM negeri ini telah melebihi populasi penduduk, pengguna internet lebih dari 55 juta, jumlah penggila Blackberry yang luar biasa sementara RIM merupakan produsen yang aktif memasang NFC pada berbagai produknya.
Singapura berencana mengenalkan teknologi NFC pada pameran teknologi Cards & Payments Asia 2012 di Suntec. Acara akan digelar pada 25-27 April 2012 mendatang. Semoga ajang ini bisa membantu percepatan adopsi NFC di Indonesia.
Teknologi NFC di Indonesia mungkin memang belum begitu populer namun jika kita menyadari ternyata teknologi ini sudah mulai banyak digunakan misalnya E-KTP. Proses transver data dari alat NFC ke E-KTP (E-KTP ternyata memiliki data yang tidak bisa dilihat tanpa Teknologi NFC) memang tidak dengan cahaya atau kabel data melainkan dengan RFID. Hanya diletakkan di perangkat NFC dan data yang dari komputer sudah masuk ke E-KTP.
E-KTP itu adalah salah satu contoh penggunaan teknologi NFC yang sudah ada di Indonesia artinya kita cukup bangga dengan Indonesia yang telah menggunakan teknologi tersebut walau tidak banyak orang yang tahu
Gambar di bawah ini adalah sedikit gambaran bila e-KTP dijadikan transparant. Lihat pada bagian kanan atas dari gambar ini. Disitu terdapat antena dan di dekatnya ada sebuah kotak yang nantinya disitulah data akan di simpan. E-KTP yang sudah di terima memang tidak persis seperti gambar dibawah ini karena chip pada bagian kiri itu sebenarnya tidak ada